Pempek "SELERA" Jln. Kanggraksan

Di kota Cirebon, penjual pempek khas Palembang boleh dibilang tergolong sedikit. Sampai saat ini saja, penjual pempek di kota Cirebon yang masih bisa bertahan hingga sekarang hanya dua, yaitu Pempek 99 di jalan Bahagia, dan Pempek di jalan Lemahwungkuk. Iya, dua warung penjual pempek khas Palembang ini adalah yang tergolong paling lama bertahan di kota Cirebon, dan dua-duanya sudah diulas di web ini.

Kini, satu lagi hadir warung penjual pempek khas Palembang di kota Cirebon, yaitu warung Pempek "Selera" jalan Kanggraksan kota Cirebon. Ya, warung Pempek "Selera" terletak di jalan Kanggraksan kota Cirebon, di seberang Alfamart.




Saat datang berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan 1 pempek kapal selam seharga Rp 14.000,-, dan 2 pempek lenjer masing-masing seharga Rp 4.000,-. Warung Pempek "Selera" jalan Kanggraksan kota Cirebon ini berlokasi di teras sebuah rumah warga, sehingga lumayan nyaman bagi pengunjung yang ingin menikmati pempek.

Soal rasa, lumayan enak. Jadi, bagi warga masyarakat kota Cirebon penggemar pempek khas Palembang, khususnya yang tinggal di sekitaran jalan Kanggraksan, boleh coba Pempek "Selera" di depan Alfamart Kanggraksan, tidak jauh dari lampu merah Kanggraksan-ByPass.



Nasi Pecel Pincuk "Ibu Sofie"


Bagi masyarakat kota Cirebon yang setiap pagi rutin melewati jalan DR Cipto, lebih spesifik di seberang laboratorium Pramita, pasti sering melihat lapak Nasi Pecel Pincuk "Ibu Sofie" yang menggunakan motor tiga roda. Nasi Pecel Pincuk "Ibu Sofie" jalan DR Cipto kota Cirebon ini menyediakan nasi pecel pincuk khas Madiun, nasi gudeg khas Jogja, dan lontong opor ayam.

Penulis Cirebon Kuliner pun menyempatkan diri untuk datang berkunjung dan mencicipi salah satu menunya, nasi gudeg khas Jogja. Satu porsi nasi gudeg komplit ala "Ibu Sofie" ini berisi opor ayam dan lain-lainnya, hanya Rp 13.000,- saja. Murah meriah, rasanya pun nikmat. Pas sekali untuk sarapan pagi.

Sarapan pagi dengan pemandangan lalu lintas jalan DR Cipto kota Cirebon tentu dapat member nuansa dan inspirasi tersendiri. Jadi, bagi masyarakat kota Cirebon yang mencari alternatif menu sarapan pagi, Nasi Pecel Pincuk "Ibu Sofie" jalan DR Cipto ini bisa dijadikan pilihan. Selamat mencoba!



Empal Gentong "Ibu Baskar"


Daerah origin kuliner khas Cirebon, empal gentong, adalah di daerah desa Battembat, kurang lebih 4 km ke arah Barat dari pusat kota Cirebon. Namun seiring waktu, tentu penjual empal gentong sudah menyebar ke berbagai penjuru kota Cirebon. Salah satunya adalah di kawasan jalan Kanggraksan kota Cirebon, terdapat satu penjual empal gentong yang sudah cukup populer, yaitu Empal Gentong "Ibu Baskar."

Sebelumnya, Empal Gentong "Ibu Baskar" ini adalah milik Bapak Baskar, suami dari Ibu Baskar, namun kini sang Bapak sudah tiada dan kini Ibu Baskarlah yang mengelola setiap harinya. Empal Gentong "Ibu Baskar" terletak di jalan Kanggraksan, di sebuah kios kecil di samping toko percetakan.




Setiap harinya, warung Empal Gentong "Ibu Baskar" ini buka sedari pagi hari, hingga sore hari. Warung Empal Gentong "Ibu Baskar" ini sudah menjadi langganan para konsumen setianya, karena memang rasanya cukup nikmat, dan harganya juga tergolong terjangkau.

Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi empal gentong dengan lontong, 3 krupuk, dan 1 es teh manis. Untuk pesanan ini, harga yang harus dibayar masih di bawah Rp 20.000,-. Bagi penggemar empal gentong khas Cirebon, terutama yang berdomisili di sekitaran jalan Kanggraksan, bisa coba Empal Gentong "Ibu Baskar."


Empal Gentong "Ibu Baskar" jalan Kanggraksan kota Cirebon

Bubur Ayam Tangerang "Mas Jenggot"


Bubur ayam sudah menjadi kuliner yang sangat umum bagi masyarakat Indonesia. Kuliner yang satu ini biasanya disajikan dipagi hari sebagai menu sarapan. Seringkali, bubur juga disarankan oleh para dokter untuk pasiennya yang memerlukan makanan yang mudah dicerna.

Di berbagai kota di Indonesia, bubur bisa disajikan dengan berbagai macam isian. Salah satu yang baru yang ditemukan penulis Cirebon Kuliner temukan di kota Cirebon adalah Bubur Ayam Tangerang "Mas Jenggot" yang mangkal di jalan Tentara Pelajar, di seberang toko kue RUBY.

Entah apa yang menjadi ciri khas bubur ayam dari kota Tangerang, karena pada saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, nampaknya tidak ada yang berbeda atau unik atau khas dari bubur ayam asal kota Tangerang, dibandingkan dengan bubur ayam lainnya. Tidak seperti bubur sop ayam khas Cirebon yang memiliki ciri khas di kuah sop nya.




Dari isiannya, Bubur Ayam Tangerang "Mas Jenggot" ini berisi suwiran daging ayam, dengan kacang. Dari segi rasa, juga tidak berbeda jauh dengan bubur ayam lainnya. Juga ada pilihan sate hati dan ampela bagi yang mau. Tidak siraman kuah khas atau isian apa yang membuat bubur ayam Tangerang ini berbeda.

Namun yang pasti, rasanya enak kok. Dan cocok sekali untuk makan pagi. Harganya pun murah meriah, Rp 6.000,- saja per porsinya. Jadi, bagi masyarakat kota Cirebon yang ingin mencari sarapan, Bubur Ayam Tangerang "Mas Jenggot" jalan Tentara Pelajar kota Cirebon ini bisa dijadikan pilihan.

Istana Mie & Es


Di penghunjung akhir tahun 2014 ini, kota Cirebon semakin mengukuhkan diri sebagai kota kecil yang menarik untuk dijadikan tempat berbisnis, baik bagi pengusaha lokal, maupun dari luar kota. Dan kuliner nampaknya tetap menjadi sektor paling menarik bagi para pemilik dana untuk berinvestasi di kota para Wali ini. Brand baru yang hadir di kota Cirebon di Desember 2014 ini adalah Istana Mie & Es.

Istana Mie & Es adalah merk yang sudah bersistem franchise atau waralaba, yang berasal dari kota Semarang. Dan Istana Mie & Es yang berlokasi di CSB Mall kota Cirebon ini adalah outlet ke 35, setelah beberapa hari sebelumnya juga baru saja membuka outlet baru di kota kembang, Bandung. Dan Istana Mie & Es lantai 2 CSB Mall kota Cirebon ini adalah milik orang Cirebon yang membeli franchise dari kota Semarang.



Istana Mie & Es hadir dengan konsep resto keluarga yang nyaman dengan menu utamanya adalah mie dan macam-macam es. Jika penulis Cirebon Kuliner perhatikan, hidangan mie utama yang ditawarkan Istana Mie & Es ini adalah tergolong mie yamien atau bakmi kalo Jawa bilang. Para pengunjung dapat memilih berbagai macam hidangan mie, dari mulai yang hanya ber-topping ayam, sampai yang berisi komplit seperti pangsit, pangsit goreng, baso, tahu isi, siomay, yang oleh Istana Mie & Es disebut dengan Mie Istana.

Sedangkan dari hidangan esnya, Istana Mie & Es mengandalkan Es Istana yang hadir dengan penampilan yang sangat cantik dan berisi berbagai macam bahan, dari mulai agar-agar, puding, sampai daging buah rambutan dan nanas. Pas sekali dinikmati setelah menghabiskan satu mangkok mie yamien ala Istana Mie & Es.



Selain itu, para pengunjung juga tentunya masih dapat memilih berbagai menu lainnya di Istana Mie & Es, seperti mie kungpao, mie ayam saos tomat, ifumie, nasi goreng, dan macam-macam nasi dengan berbagai lauk pilihan. Soal rasa, tidak perlu ditanya, menurut penulis Cirebon Kuliner, menu-menu yang dihidangkan di Istana Mie & Es ini memang enak sekali. Tidak heran jika dari awal hari pembukaan, Istana Mie & Es di CSB Mall kota Cirebon ini selalu ramai pengunjung.

Penasaran? Silahkan datang dan coba sendiri berbagai menu di Istana Mie & Es. Berlokasi di CSB Mall kota Cirebon, di lantai 2, persis di sebelah XXI dan ACE Hardware. Selamat mencoba! Oiya, untuk kisaran harga berkisar mulai Rp 20.000,-an.


Es Istana


Terimakasih telah mengunjungi www.CirebonKuliner.com. Apabila berkenan, penulis CirebonKuliner.com berharap pembaca bersedia untuk menulis komentar yang positif atau kritik yang membangun, baik untuk kuliner/tempat makan yang diulas, ataupun juga untuk CirebonKuliner.com itu sendiri.