Angkringan Nasi Kucing "Luluk" Jln. DR Cipto



Angkringan Nasi Kucing "Luluk" jalan DR Cipto ini adalah cabang yang sama dari Angkringan Nasi Kucing "Luluk" jalan Veteran kota Cirebon. Walaupun arti sebenarnya dari kata 'angkringan' itu sendiri adalah gerobak dorong sederhana yang menjual makanan dengan menu utama nasi kucing atau nasi dengan porsi sedikit, namun apa yang ditampilkan Angkringan "Luluk" jauh dari apa yang disebut angkringan.


Iya, hal ini terlihat dari dua cabang warung Angkringan "Luluk" baik yang ada di jalan Veteran maupun yang ada di jalan DR Cipto seberang LIDO. Karena Angkringan "Luluk" hadir dengan penampilan yang berbeda, yaitu lebih ke arah warung tenda kaki lima yang sekarang banyak sekali ada di Cirebon. Tapi, bagaimanapun itu, tetap Angkringan "Luluk" memang layak dicoba.


Menu andalan yang juga paling disukai penulis Cirebon Kuliner adalah ceker goreng yang memang lezat  banget! Sedangkan menu lainnya adalah menu standar yang ada di warung Angkringan.  Satu lagi menu andalan yang ada di Angkringan Nasi Kucing "Luluk" adalah soto Semarang dan juga tahu gimbal. Saat ini di Cirebon Angkringan Nasi Kucing memang sedang menanjak kepopularitasannya, dan "Luluk" adalah salah satu yang layak dicoba.

Empal "Amarta"



Setelah membahas beberapa tempat makan empal gentong yang ada di Cirebon, seperti Empal Gentong jalan Pekiringan, Empal Gentong "Mang Darma," dan Empal Gentong di Pukuljabon, penulis Cirebon Kuliner kembali mengulas kuliner otentik dari Cirebon ini. Kali ini di tempat makan yang sudah terkenal sampai keluar kota dan selalu ramai bejubel oleh pengunjung dari dalam dan luar kota yang ingin menikmati empal gentong khas Cirebon, yaitu Empal "Amarta" di jalan raya Battembat atau jalan raya Cirebon-Bandung.

Memang betul sekali lagi, Battembat adalah daerah origin atau daerah asal dari kuliner empal gentong khas Cirebon. Di kawasan Battembat, pengolahan daging sapi memang dimulai dari mulai ternak sapi, penjagalan atau penyembelihan sapi di pagi buta, sampai pengolahan sapi menjadi kuliner empal gentong. Di Battembat sendiri, penjual atau warung makan empal gentong saat ini sudah sangat banyak dijumpai di pinggir jalan sepanjang kawasan Battembat Kabupaten Cirebon.


Salah satu yang saat ini sangat populer adalah Empal "Amarta" yang akan dibahas saat ini. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi empal gentong dengan nasi. Rasa dari empal gentong ala "Amarta" ini memang enak, walaupun berita dan informasi yang beredar di luar yang penulis Cirebon Kuliner tahu, lebih enak empal asem dibandingkan empal gentongnya. Okei, berikutnya penulis Cirebon Kuliner akan datang berkunjung kembali untuk icip empal asemnya "Amarta."

Satu porsi empal gentong "Amarta" dengan satu porsi nasi dihargai Rp 16.000,-. Soal tempat makan, mungkin bisa dibilang agak sempit ya, apalagi mengingat Empal "Amarta" ini setiap harinya, terutama weekend, selalu penuh sesak dikunjungi para pelanggannya baik dari dalam maupun luar kota. Jadi sepertinya pihak Empal "Amarta" harus segera berbenah untuk mengantisipasi hal ini agar para pelanggannya tetap nyaman makan empal di tempatnya.


Walaupun begitu, Empal "Amarta" tentunya tetap layak untuk dikunjungi dan diicip empalnya. Jadi bagi pembaca Cirebon Kuliner baik asli Cirebon maupun dari luar Cirebon yang penasaran ingin merasakan lezatnya empal gentong khas Cirebon, kini semakin bertambah pilihan referensi tempat makan empal gentong yang enak di Cirebon. Selain ada "Amarta," beberapa tempat makan empal gentong yang pernah diulas oleh Cirebon Kuliner adalah Empal Gentong jalan Pekiringan, Empal Gentong "Mang Darma," dan Empal Gentong di Pukuljabon.

Sambal kering khas empal gentong Cirebon yang bikin empal gentong makin nendang

Banana Kriuk, Jln. Jend. Sudirman, IMY


Sebelumnya, penulis Cirebon Kuliner sudah membahas tentang kuliner Banana Kriuk yang ada di Cirebon. Sekilas infomasi saja mengenai Banana Kriuk, Banana Kriuk adalah bisnis kuliner yang sudah berkonsep franchise atau waralaba, asli dari Cirebon. Seperti namanya, Banana Kriuk menawarkan kuliner ringan berupa pisang goreng.

Namun, yang ditawarkan Banana Kriuk tentunya bukan pisang goreng biasa, melainkan pisang goreng dengan sentuhan modern, mulai dari penampilan, rasa, dan tentu dalam elemen-elemen lainnya seperti konsep bisnis, branding, logo, dan sebagainya.


Yang kali ini ingin penulis Cirebon Kuliner bahas adalah Banana Kriuk yang ada di kota Indramayu, tepatnya di kawasan jalan Jendral Sudirman, sebelah kanan setelah Bank BTN dari arah taman persimpangan jalan Sudirman dan jalan DI Panjaitan.

Tentunya, Banana Kriuk yang ada di Cirebon dan di Indramayu ini sama saja, sama produknya, dan sama enaknya. Hanya kepemilikannya yang berbeda, Banana Kriuk yang ada di Indramayu ini tentunya dimiliki sang pembeli franchise dari Banana Kriuk Cirebon.


Banana Kriuk menawarkan pisang goreng dengan tampilan lebih modern dan menggugah selera, karena dibalut dengan adonan rahasia yang ciamik! Sehingga menghadirkan pisang goreng yang lebih modern, menggugah selera, namun tidak menghilangkan esensi dari kuliner pisang goreng yang sederhana dan merakyat.



Pisang goreng ala Banana Kriuk ini hadir dengan beberapa pilihan topping, seperti keju susu, coklat, dan beberapa rasa lainnya. Soal harga, murah, hanya di kisaran Rp 4.000,- dan tidak lebih dari Rp 10.000,- saja. Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang ingin menikmati cemilan ringan, enak, dengan sentuhan yang modern, silahkan coba Banana Kriuk di jalan Jendral Sudirman kota Indramayu, atau di areal parkir Indomaret jalan Tentara Pelajar kota Cirebon.

Kedai Susu Murni "Madinah"



Susu adalah salah satu asupan penting bagi kita. Ada beberapa susu yang dianjurkan banyak ahli karena nilai nutrisi dan manfaatnya pada tubuh, susu sapi adalah yang paling umum. Bagaimana dengan susu kambing etawa, mungkin sebagian dari kita sudah ada beberapa yang tahu soal susu kambing etawa.

Di Cirebon, ada kedai kecil namun nyaman yang menyediakan susu sapi dan kambing etawa murni, Kedai "Madinah" namanya. Terletak di kawasan Perumnas gunung, tepatnya di jalan Ciremai Raya, sebelah kanan jalan dari arah lampu merah perumnas-by pass ke arah Perumnas Gunung, tidak jauh dari SMAN 3 Cirebon.


Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memesan satu gelas susu kambing etawa murni yang disajikan dingin. Selain penasaran dengan rasanya, penulis Cirebon Kuliner juga tentunya ingin mengulas mengenai Kedai "Madinah" dan susu kambing etawa tentunya.


Dari banyak infomasi yang penulis Cirebon Kuliner baca di berbagai media, susu kambing etawa memiliki berbagai manfaat, di antaranya adalah bersifat antiseptik dan mampu menekan perkembangan bakteri jahat di dalam tubuh, proteinnya lembut dan efek laktasenya ringan, sehingga tidak menyebabkan diare, lemaknya mudah di cerna, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual pada pria maupun wanita, mempunyai efek anti kanker, membantu pencernaan dan mentralisir asam lambung, menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran nafas dan pencernaan, menyembuhkan untuk therapy beberapa penyakit paru-paru, seperti Astma, TBC, serta infeksi akut lainya pada paru-paru, menyembuhkan kelainan ginjal, membantu menyembuhkan rematik dan mencegah kerapuhan tulang(Osteoporosis).


Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang ingin menikmati manfaat susu sapi atau kambing etawa murni, kini di Cirebon sudah ada Kedai "Madinah" yang menyediakan kedua susu tersebut.

RM "Mekar Sari"



Hampir semua kita mendambakan rumah makan yang enak dan murah. Di Cirebon, ada satu rumah makan yang menyajikan kuliner ayam goreng kampung lengkap dengan lalab dan sambal, ada juga masakan rumahan seperti sayur asem dan pepes ikan mas. Adalah Rumah Makan "Mekar Sari" yang menyajikan berbagai menu dengan harga murah namun rasanya enak.


Rumah Makan "Mekar Sari" terletak di jalan raya Gunung Jati, sebelah kiri di daerah Tangkil, sebelum Rumah Sakit Tangkil. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner bersama keluarga memesan 7 ayam goreng kampung, 2 sayur asem, 7 teh tawar hangat, dan 7 porsi nasi. serta 2 sambal dadak. Untuk semua menu yang dipesan ini, harga yang harus dibayar tidak lebih dari Rp 110.000,-, murah bukan?


Selain enak, RM "Mekar Sari" ini juga tempatnya cukup nyaman, luas, bisa menampung banyak orang. Lahan parkir di RM "Mekar Sari" juga cukup luas, sehingga bagi pendatang dari luar kota yang menuju atau hendak meninggalkan kota Cirebon dengan rombongan mengendarai mobil, jangan khawatir kesusahan lahan parkir.

Lahan parkir yang luas menjadi nilai tambah bagi RM Mekar Sari

Toko Manisan "Sinta"


Di setiap kota pasti ada satu atau beberapa toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas dari kotanya. Begitu juga di kota Cirebon, Toko Manisan "Sinta" adalah yang paling terkenal dan termasuk salah satu toko tertua yang menjual manisan atau oleh-oleh khas Cirebon. Juga, termasuk toko penjual oleh-oleh khas Cirebon yang konsisten paling ramai dikunjungi wisatawan dari luar kota Cirebon.

Toko Manisan "Sinta" ini sudah ada dari puluhan tahun yang lalu. Dan kini, dari toko kecil yang terletak di kawasan Pasar Kanoman kota Cirebon, sudah menjelma menjadi toko yang cukup besar dan paling dikenal di Cirebon. Banyak wisatawan yang sedang berlibur atau berkunjung ke kota Cirebon menjadikan Toko Manisan "Sinta" sebagai tujuan utama untuk membeli manisan atau oleh-oleh khas Cirebon lainnya.



Di Toko Manisan "Sinta" yang terletak di jalan Winaon kota Cirebon ini menjual berbagai macam manisan. Selain itu, Toko Manisan "Sinta" juga menjual berbagai macam oleh-oleh khas Cirebon buatan sendiri dari mulai makanan ringan, bumbu dapur, sambal makanan, krupuk, sampai berbagai olahan ikan asin dan juga sirup khas Cirebon.

Memang, Toko Manisan "Sinta" adalah salah satu toko penjual berbagai oleh-oleh khas Cirebon yang terlengkap di kota ini. Jadi, bagi anda yang kebetulan sedang berkunjung dari luar kota ke kota Cirebon dan ingin membeli macam-macam manisan atau oleh-oleh khas Cirebon lainnya, Toko Manisan "Sinta" ini memang salah satu pilihan yang tepat.



Bagi pembaca Cirebon Kuliner yang berada di luar kota Cirebon dan ingin memesan produk oleh-oleh khas Cirebon dari toko Sinta, bisa memesan melalui CirebonKuliner.com dengan cara kontak ke CirebonKuliner.com ke:

WA/SMS   : 089621842883

"Goji" Thai Tea


Beberapa dari kita mungkin penikmat kopi, beberapa dari kita penikmat minuman coklat, dan beberapa dari kita mungkin penikmat teh. Nah, kali ini penulis Cirebon Kuliner akan mengulas satu bisnis di bidang kuliner, lebih spesifiknya minuman, yang terbuat dari teh. Bukan teh biasa tentnunya, karena "Goji," yang akan diulas ini menggunakan teh asli dari negeri gajah putih, Thailand.

Berawal dari "pertemuan" di Twitter dengan akun @Goji_licious akhirnya penulis Cirebon Kuliner bertemu langsung dengan sang founder dari Goji Thai Tea. Sang pemilik adalah pria asli Cirebon yang sebelumnya telah menjalankan "Goji" di Jakarta, dan saat ini memberanikan diri untuk mengembangkan bisnisnya di kota asalnya.


Dari perbincangan singkat dengan sang pemilik, penulis Cirebon Kuliner mendapatkan informasi bahwa teh yang digunakan adalah betul-betul teh yang berasal dari Thailand. Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner juga berkesempatan untuk menghirup aroma teh siap seduh yang dikemas dalam botol kecil. Dari aromanya, teh Thailand ini memang memiliki aroma yang berbeda dari kebanyakan teh yang ada.


"Goji" Thai Tea menawarkan beberapa pilihan teh, seperti Thai Tea Original, Premiun Thai Tea, Thai Green Tea, dan Premium Green Tea. Yang penulis Cirebon Kuliner coba icip adalah Premium Thai Tea yang merupakan Original Thai Tea dengan campuran susu murni. Rasanya, Premium Thai Tea ini memang sangat menyegarkan. Aroma teh Thailand dengan campuran susu murni memang memberi sensasi tersendiri bagi penikmatnya.

Selain enak, "Goji" Thai Tea ini tidak mematok harga yang mahal, Thai Tea ala "Goji" ini bisa kita nikmati dengan kisaran harga mulai Rp 3.000,-an dan tidak lebih dari Rp 5.000,- per gelasnya. Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner, sekarang bisa menikmati teh dengan cita rasa lain. Silahkan coba "Goji" Thai Tea yang biasa buka lapaknya di komplek stadion Bima setiap hari Minggu pagi.

Purimas 3 Jln. Wahidin


Hidangan pastry seperti kue kering, roti kecil, atau cake memang banyak digemari berbagai kalangan. Di Cirebon, ada beberapa toko yang menjual berbagai macam kue, roti, atau cake. Setelah sebelumnya pernah mengulas Toko Kue & Roti  Ruby, juga Toko Kue & Roti La Palma, kini penulis Cirebon Kuliner kembali mengulas satu toko kue dan roti yang tidak hanya terkenal di Cirebon, tapi juga di luar kota, karena memang toko kue asal Pekalongan ini memang sudah besar, Purimas.

Yang juga khas dan terkenal dari Purimas, Telor Pindang

Di Cirebon, ada dua Purimas, di jalan Wahidin, dan satu lagi di Perumnas. Yang penulis Cirebon Kuliner kunjungi dan ulas sekarang ini adalah Purimas yang ada di jalan Wahidin, tepatnya di seberang Hotel Zamrud, atau di sebelah kanan dari arah lampu merah Gunung Sari, sebelum kantor perusahaan finance, Adira.



Toko kue dan roti Purimas ini menjual berbagai kue, roti, dan cake buatan sendiri. Soal rasa, Purimas tidak perlu diragukan lagi, hampir semua orang dari berbagai kalangan dan dari berbagai usia menyukai kue, roti dan cake buatan Purimas. Nah, bagi yang belum pernah coba datang dan icip kue Purimas, silahkan coba, karena selain enak, yang pasti tidak mahal.




Pisang "Kremes" Kesambi (LAPAK BIMA)


Penulis Cirebon Kuliner memperhatikan saat ini buah pisang sedang menjadi idola di kalangan pebisnis kuliner. Karena saat ini semakin banyak pebisnis kuliner yang memilih buah pisang sebagai bahan utama dalam bisnis kulinernya. Dalam bisnis kuliner, buah pisang yang memiliki banyak jenis ini memang bisa dijadikan berbagai olahan untuk diperdagangkan, seperti keripik pisang, pisang bakar, pisang goreng.

Yang saat ini banyak digemari masyarakat dari berbagai kalangan adalah olahan pisang dengan cara digoreng. Dan para pebisnis kuliner saat ini nampaknya semakin pintar membuat berbagai inovasi dalam membuat pisang goreng. Setelah sebelumnya penulis Cirebon Kuliner pernah mengulas mengenai Banana Kriuk yang saat ini memang sudah berkonsep franchise, kini penulis Cirebon Kuliner mengulas kuliner serupa tapi tak sama, yaitu Pisang Kremes.


Betul, kuliner ini memang serupa, yaitu pisang goreng, namun tak sama, karena dari penampilan dan rasanya tentu tak sama. Soal Banana Kriuk, pembaca Cirebon Kuliner bisa membaca ulasannya di sini. Dari informasi yang banyak beredar, penulis Cirebon Kuliner mengetahui bahwa pisang kremes berasal dari Pontianak. Begitu juga Pisang Kremes yang satu ini, juga bertajuk "asli Pontianak."

Pisang Kremes ala Cirebon ini biasa buka lapak di kawasan Kesambi, di sebelah kiri sebelum rel kereta api, kalau dari arah RS Gunung Jati. Booth Pisang Kremes ini letaknya tidak jauh dari Docang Kesambi yang juga pernah diulas di Cirebon Kuliner. Pisang Kremes juga biasa rutin buka lapak di komplek stadion Bima setiap hari Minggu pagi.

Harga satu piece Pisang Kremes adalah Rp 1.500,-. Dari penampilan, Pisang Kremes ini diselimuti adonan terigu yang crispy, mirip ayam goreng ala fastfood. Dan rasanya, memang gurih, renyah, cocok sekali untuk dijadikan cemilan yang mengenyangkan. Kalau penulis Cirebon Kuliner boleh berpendapat, sepertinya akan lebih menarik lagi apabila diberi beberapa pilihan topping seperti keju atau coklat misalnya. Namun, dengan olahan sederhana seperti ini saja Pisang Kremes sudah enak.


Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang ingin menikmati pisang goreng dengan inovasi dan rasa yang berbeda, silahkan coba Pisang Kremes di jalan Kesambi, sebelah kiri dari arah LP sebelum rel kereta api, atau bisa datang ke komplek stadion Bima setiap Minggu pagi.

Pondok Lele Nasi Uduk Jln. Tentara Pelajar


Satu lagi tempat makan khas Lamongan diulas penulis Cirebon Kuliner. Kali ini Pondok Lele Nasi Uduk yang sudah sejak lama ada di kota Cirebon tepatnya di areal toko oli di kawasan jalan Tentara Pelajar kota Cirebon

Yang penulis Cirebon Kuliner tahu, Pondok Lele Nasi Uduk yang satu ini memang sudah lama berjualan dan mangkal di salah satu toko oli di jalan Tentara Pelajar. Seperti kebanyakan warung pecel lele ala Lamongan, warung Pondok Lele Nasi Uduk jalan Tentara Pelajar ini juga menawarkan berbagai menu yang sama seperti goreng lele, ayam, bebek, dan usus, dengan pilihan nasi uduk.


Penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi bebek goreng dan lele goreng, dan dua teh tawar hangat. Sambal adalah senjata utama warung Lamongan. Di Pondok Lele Nasi Uduk jalan Tentara Pelajar ini, rasa sambalnya cukup enak, namu yang cukup menonjol adalah goreng bebeknya.


Iya, bebek goreng di Pondok Lele Nasi Uduk jalan Tentara Pelajar ini memang empuk, dan gurih. Jadi bagi anda penggemar bebek goreng, silahkan coba bebek goreng di Pondok Lele Nasi Uduk jalan Tentara Pelajar kota Cirebon ini. Oiya Rp 33.000,- adalah harga untuk semua pesanaan Cirebon Kuliner ditambah tambahan nasi setengah porsi.

Nasi Goreng "Pasar Pagi"



Sebetulnya, warung  nasi goreng ini tidak memiliki nama, namun sudah semenjak lama, warung nasi goreng ini populer dengan nama Nasi Goreng "Pasar Pagi." Bagi pembaca Cirebon Kuliner yang asli Cirebon, mungkin sudah bisa langsung menebak dari nama tersebut berasal. Iya, terkenal dengan nama tersebut karena warung nasi goreng ini terletak di samping pintu keluar Pasar Pagi, atau yang sekarang telah berubah menjadi PGC.

Iya, warung Nasi Goreng "Pasar Pagi" ini sudah ada di Cirebon smenjak bertahun-tahun lalu. Jauh sebelum Pasar Pagi berubah menjadi PGC. Saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, warung ini memang sedang ramai dikunjungi para pelanggannya yang sepertinya sudah menjadi langganan lama dan sudah mengetahui bahwa rasa nasi goreng di warung ini enak.


Penulis Cirebon Kuliner memesan satu porsi nasi goreng. Dari aroma dan penampilan, nasi goreng ini memang cukup menggugah selera. Setelah mencicipi, memang betul, rasa dari nasi goreng di warung Nasi Goreng "Pasar Pagi" ini tergolong enak, apalagi dengan harga yang murah, Rp 8.000,- saja kita bisa menikmati satu porsi nasi goreng di sini.


Untuk lebih jelasnya, letak warung Nasi Goreng "Pasar Pagi" ini ada di jalan kecil yang menuju ke jalan KS Tubun dari jalan Siliwangi, atau lebih tepatnya di seberang gedung YEN Photo. Warung Nasi Goreng "Pasar Pagi" ini biasa buka di malam hari. Jadi, bagi anda pembaca Cirebon Kuliner yang gemar nasi goreng, silahkan coba Nasi Goreng "Pasar Pagi" yang sudah terkenal ini.

Toko Roti & Kue "La Palma"



Di Cirebon, ada beberapa toko roti dan kue yang sudah terkenal semenjak lama, setelah sebelumnya penulis Cirebon Kuliner mengulas toko roti & kue Ruby, kini penulis Cirebon Kuliner menghadirkan satu lagi toko roti & kue yang sudah terkenal dan berada di Cirebon cukup lama, yaitu Toko Roti & Kue "La Palma" yang ada di jalan Siliwangi, tepatnya persis di sebelah Balaikota Cirebon.



Toko Roti & Kue "La Palma" tentunya menyediakan berbagai kue kering, cake, juga roti buatan "La Palma" sendiri. Bagi masyarakat yang sudah mengetahui eksistensi Toko Roti & Kue "La Palma," toko ini tentunya merupakan favorit masyarakat Cirebon selain toko roti & kue Ruby, karena "La Palma" juga sudah berusia cukup tua di Cirebon.


Sampai saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung, penampilan toko roti & kue "La Palma" masih berlum berubah dari dahulu sampai sekarang, sehingga memberikan kenangan atau memori tersendiri terutama bagi masyarakat Cirebon yang tahu tentang Toko Roti & Kue "La Palma."



Untuk itu, penulis Cirebon Kuliner juga merekomendasikan Toko Roti & Kue "La Palma" untuk anda yang ingin menikmati berbagai macam kue, cake atau roti, atau bisa juga memesan berbagai macam makanan ringan untuk berbagai keperluan.

Terimakasih telah mengunjungi www.CirebonKuliner.com. Apabila berkenan, penulis CirebonKuliner.com berharap pembaca bersedia untuk menulis komentar yang positif atau kritik yang membangun, baik untuk kuliner/tempat makan yang diulas, ataupun juga untuk CirebonKuliner.com itu sendiri.