Showing posts with label Wilayah Indramayu. Show all posts
Showing posts with label Wilayah Indramayu. Show all posts

"Bullet" Resto, IMY



Bagi warga Indramayu, khususnys Indramayu wilayah Barat, tepatnya di wilayah Kecamatan Haurgeulis, ada satul lagi referensi tempat makan yang sudah dicoba penulis Cirebon Kuliner, yaitu Resto "Bullet." Resto ini menyediakan beberapa menu yang sederhana namun enak dan patut dicoba. "Bullet" Resto terletak kurang lebih 2 KM sebelum pusat keramaian Kecamatan Haurgeulis (alun-alun Haurgeulis).

Bagi warga perantau, baik yang menetap maupun sementara, memang relatif agak sulit unutk menemukan tempat makan yang enak dan nyaman dengan harga terjangkau. Dan nampakya, "Bullet" Resto hadir dengan jawaban dari kebutuhan masyarakat tersebut. "Bullet" Resto hadir menawarkan menu makanan sederhana, namun tetap enak, dan tentu dengan harga yang masih terjangkau.




"Bullet" Resto terletak di area depan dari "Bullet" Batik, yaitu toko batik dengan nama yang sama, tentunya memang dengan pemilik yang sama. Jadi, selain bisa menikmat menu kulinernya, pengunjung juga dapat berbelanja batik yang harganya berkisar dari mulai Rp 30.000,- sampai yang di atas Rp 100.000,- pun ada.

Menu kuliner andalan "Bullet" Resto adalah Oseng Mercon. Oseng Mercon ala "Bullet" Resto adalah kuliner berbahan dasar daging sapi yang dimasak berkuah agak kental dan berminyak, dengan rasa yang super pedas, sesuai namanya tentu.  Ketika penulis Cirebon Kuliner berkunjung, penulis memesan satu porsi nasi Oseng Mercon seharga Rp 13.000,- dan satu porsi nasi ayam goreng sambal korek seharga Rp 18.000,-.


Oseng Mercon ala "Bullet" Resto




Ayam Goreng Sambal Korek ala "Bullet" Resto
Rasa dari kedua menu "Bullet" Resto ini enak sekali, mantap di lidah. Oseng Merconnya betul-betul sesuai dengan namanya, meledak di mulut dengan rasa pedas yang tinggi, cocok sekali untuk para penggemar masakan pedas. Daging sapinya pun enak, tingkat keempukannya cukup, pas sekali. Sedangkan ayam goreng sambal koreknya juga mantap, ayamnya gurih asin dengan kualitas penggorengan yang baik. Dan sambal koreknya pun rasa pedas-nya khas Jawa, enak sekali.

Menurut penulis Cirebon Kuliner, dengan harga yang ditawarkan, "Bullet" Resto layak dikunjungi dan dicoba, walaupun tempat makannya tidak mampu menampung banyak pengunjung, tapi cukup nyaman kok. Terlebih, di wilayah Kecamatan Haurgeulis, tidak ada lagi tempat makan dengan kualitas seperti ini. Jadi, layak sekali dikunjungi.


Bubur "Sari Rasa," IMY


Masyarakat Cirebon tentu sudah tahu akan kepopuleran Bubur Moh. Toha. Iya, warung khas Kuningan yang menjual kuliner bubur ayam dan bubur kacang ijo ketan hitam ini memang sudah terkenal semenjak lama. Namun tahukah pembaca Cirebon Kuliner bahwa di Indramayu ada cabang warung Bubur Moh. Toha?

Betul, di Indramayu kota, tepatnya di jalan Jendral Sudirman nomor 185, dekat Bunderan Kijang, ada warung bubur khas Kuningan yang menawarkan kuliner bubur kacang ijo dan bubur ayam, nama warungnya adalah "Sari Rasa." Di depan warung Bubur "Sari Rasa" teradapat tulisan yang mengatakan bahwa warung Bubur "Sari Rasa" adalah cabang dari Bubur Moh. Toha kota Cirebon.




Memang, warung bubur khas Kuningan semacam ini banyak sekali kita temukan, terutama di kota-kota besar di Jawa Barat. Namun, warung Bubur "Sari Rasa" di Indramayu ini menarik perhatian penulis Cirebon Kuliner karena merupakan cabang dari warung bubur Moh. Toha kota Cirebon.

Saat berkunjung, penulis Cirebon Kuliner memperhatikan bahwa warung Bubur "Sari Rasa" rasa memiliki tempat yang cukup bersih dan nyaman, sehingga membuat pengunjungnya betah. Penulis Cirebon Kuliner memesan kuliner favorit penulis, bubur kacang ijo dengan kacang ijo yang sedikit, dan ketan hitam yang diperbanyak, disantap dengan roti tawar tentunya.

Satu porsi bubur kacang ijo ala warung Bubur "Sari Rasa" ditambah 3 potong roti tawar ini hanyalah seharga Rp 7.000,-, tidak berlebihan untuk sarapan pagi. Di kesempatan berikutnya penulis Cirebon Kuliner akan mencoba untuk mencicipi bubur ayam ala warung Bubur "Sari Rasa" ini. Semoga artikel ulasan ini dapat berguna bagi siapa pun yang membutuhkan.

PUJAGEULIS (Pusat Jajanan Haurgeulis), IMY


Wilayah Kabupaten Indramayu (Provinsi Jawa Barat) memang sangatlah luas. Indramayu sendiri memiliki banyak Kecamatan, dan salah satu Kecamatan yang termasuk maju adalah Kecamatan Haurgeulis, terletak kurang lebih 70 KM ke arah Barat dari Indramayu Kota.

Kemajuan wilayah Kecamatan Haurgeulis bisa dari banyak faktor, salah satunya adalah adanya Stasiun pemberhentian Kereta Api. Iya, Hauegeulis memiliki Stasiun Kereta Api Haurgeulis. Stasiun ini biasa dijadikan pemberhentian banyak warga asli Haurgeulis atau sekitarnya, atau warga pendatang yang datang ke wilayah Haurgeulis dan sekitarnya terutama dari Ibu Kota Jakarta untuk berbagai keperluan dari mulai pulang kampung sampai bekerja di wilayah Haurgeulis dan sekitarnya.

Hal ini jelas banyak memberi dampak bagi wilayah Kecamatan Haurgeulis, terlihat dengan berkembangnya fasilitas umum lainnya di sekitar Stasiun Haurgeulis, misalnya Pasar Haurgeulis, alun-alun Haurgeulis, beberapa hotel, dan juga yang ingin dibahas penulis Cirebon Kuliner saat ini, sebuah pusat kuliner di Haurgeulis, "Pujageulis" atau Pusat Jajanan Haurgeulis.




Yup, Pujageulis ini adalah semacam food court bagi warga kecamatan Haurgeulis dan sekitarnya yang ingin jajan, atau makan. Di Pujageulis, kita bisa menemukan berbagai kuliner yang bisa memanjakan lidah kita. Sebut saja, surabi khas Bandung, beberapa macam kuliner Barat seperti spaghetti, fettuchini, burger, banana split, dan tentunya kuliner Nusantara seperti ayam bakar, ikan bakar, baso, dan lain-lain.

Yang penulis Cirebon Kuliner perhatikan, Pujageulis memang menjadi idola masyarakat Haurgeulis dan sekitarnya dari berbagai kalangan, mulai anak sekolah sampai pekerja kantoran yang ingin menikmati berbagai kuliner. Berbagai menu yang disediakan Pujageulis memang tergolong lumayan murah, sehingga cocok untuk berbagai kalangan. Mudah-mudahan informasi yang disampaikan penulis Cirebon Kuliner ini dapat membantu pembaca Cirebon Kuliner, terutama yang berdomisili atau bekerja di wilayah Kecamatan Haurgeulis dan sekitarnya.

Surabi khas Bandung yang penulis Cirebon Kuliner pesan. Hanya satu dari sekian banyak menu yang ditawarkan Pujageulis






"Krenzy" Chicken, IMY



"Krenzy" Chicken adalah merk usaha kuliner ayam goreng crispy ala restoran fast food asal kota Bandung yang sudah berkonsep franchise atau waralaba. "Krenzy" Chicken menawarkan hidangan ayam goreng tepung (atau mungkin di tengah masyarakat kita lebih dikenal dengan sebutan ayam goreng kentucky) dengan rasa enak, daging ayam yang montok, namun dengan harga yang terjangkau.

Yang penulis Cirebon Kuliner kunjungi adalah "Krenzy" Chicken yang berada di jalan Raya Terisi, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Pertama, sebelum membahas lebih jauh tentang "Krenzy" Chicken di Kecamatan Terisi, penulis Cirebon Kuliner ingin berbagi informasi bahwa lokasi "Krenzy" Chicken di Kecamatan Terisi ini adalah termasuk lokasi yang terpencil, pelosok, jauh dari kota.



Bagi para karyawan perusahaan yang tugasnya keliling daerah kecamatan Terisi ini mungkin sudah tahu bahwa mencari makanan enak bukanlah hal mudah di sini. Begitu juga yang dialami penulis Cirebon Kuliner, saat kebetulan melewati daerah ini, penulis Cirebon Kuliner seakan melihat oasis di padang pasir saat menemukan tempat makan seperti "Krenzy" Chicken di tengah daerah yang bisa disebut antah berantah, jauh dari mana-mana.

"Krenzy" Chicken nampaknya bisa memberi solusi bagi masyarakat Kecamatan Terisi, juga bagi siapa saja yang kebetulan sedang melewati daerah ini, sedang mencari tempat makan untuk makan siang. Karena "Krenzy" Chicken memang hadir dengan fitur yang sangat cocok dengan kebutuhan masyarakat sekitar, hidangan ayam goreng modern, dengan kualitas baik, dan harga terjangkau.




Bukan bermaksud berlebihan, tetapi menurut penulis Cirebon Kuliner kehadiran "Krenzy" Chicken memang sangat membantu kebutuhan masyarakat sekitar. Penulis Cirebon Kuliner berharap artikel ini dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya, terutama bagi para karyawan yang bukan asli warga Kecamatan Terisi - dari luar kota misalnya - yang membutuhkan tempat makan yang menyediakan hidangan modern, enak, dan terjangkau.

"BIG" Burger, IMY



"BIG" Burger menawarkan hidangan ala Barat, roti burger dengan banyak kelebihan. "BIG" Burger menawarkan roti burger yang empuk, daging burger yang tebal gurih dan lezat berbumbu, serta sayuran segar, dan harga yang terjangkau. Dari informasi yang penulis Cirebon Kuliner dapatkan, "BIG" Burger ini sudah berkonsep franchise atau waralaba.

Iya, "BIG" Burger adalah bisnis kuliner yang sudah berkonsep franchise atau waralaba, dengan pusat di Semarang, Jawa Tengah. Dan yang penulis Cirebon Kuliner kunjungi adalah "BIG" Burger yang ada di jalan Jendral Sudirman kota Indramayu, Jawa Barat, di sebelah kiri dari arah taman segitiga lampu merah jalan Jendral Sudirman - jalan DI Pandjaitan. "BIG" Burger juga hadir dengan konsep tempat makan yang sederhana namun cukup nyaman untuk sekedar menghabiskan waktu sebentar. Kisaran harganya mulai dari Rp 8.000,- sampai tidak lebih dari Rp 20.000,- dengan beberapa pilihan varian burger dan ada juga pilihan sosis.



Saat berkunjung, yang penulis Cirebon Kuliner pesan adalah menu Big Burger, yaitu roti burger lengkap dengan daging beef burger, keju, mayonnaise, dan sayuran. Saat pesanan datang, penulis Cirebon Kuliner tidak menyangka bahwa roti burger dengan harga tidak sampai Rp 15.000,- ini hadir dengan tampilan yang begitu menggugah selera; roti tebal dan empuk, daging beef burger yang tebal dan empuk, serta keju dan pelengkap lainnya.

Lebih memuaskan lagi begitu penulis Cirebon Kuliner mencicipi rasanya. Rotinya tidak seperti roti burger yag dijual di sekolahan SD. Daging burger-nya pun enak sekali, tebal, renyah berbumbu, tidak plain atau datar saja rasanya. Bumbu olesan mayonnaise dan kejunya juga melengkapi rasa dari burger ala "BIG" Burger ini. Untuk Rp 15.000,- penulis merasa puas, karena selain kenyang, rasanya juga enak.



Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang kebetulan tinggal di Indramayu atau siapapun yang kebetulan sedang berada di kota Indramayu, dan kebetulan melihat warung "BIG" Burger ini, silahkan mencoba jangan ragu. Karena sajian burger dari "BIG" Burger ini mengenyangkan, dan sehat tentunya, sehingga layak dijadikan alternatif pengganti makanan pokok jika pembaca Cirebon Kuliner sedang bosan dengan menu biasa dan ingin mencoba menu yang berbeda.

Keripik Sukun "Uswatun Hasanah," IMY


Makanan ringan disukai banyak masyarakat Indonesia. Keripik adalah salah satu dari sekian banyak makanan ringan atau cemilan yang ada di Indonesia. Saat ini, keripik itu sendiri memiliki banyak variasi dilihat dari bahan baku pembuatannya. Yang paling populer mungkin adalah keripik pisang dan keripik singkong. Dan ada satu varian lagi dari keripik yang saat ini sedang naik daun, yaitu keripik sukun.

Keripik sukun adalah keripik yang dibuat dari buah sukun.Buah sukun itu sendiri tidak memiliki biji, dan ada bagian yang empuk seperti roti, oleh karena itu orang-orang Eropa menyebut buah sukun dengan Bread Fruit (bread dalam bahasa Inggris berarti 'roti' dalam bahasa Indonesia). Saat ini, mungkin belum terlalu banyak masyarakat Indonesia yang membuat keripik sukun. dan penulis Cirebon Kuliner menemukan salah satu dari pembuat keripik sukun di Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.



Keripik Sukun "Uswatun Hasanah" namanya. Penulis Cirebon Kuliner sempat berkunjung langsung ke tempat produksi Keripik Sukun "Uswatun Hasanah." Dan memang, untuk wilayah Indramayu bagian Barat, Keripik Sukun "Uswatun Hasanah" banyak dicari, tentunya karena kualitas produksinya. Memang, setelah penulis Cirebon Kuliner mencicipi keripik sukun buatan "Uswatun Hasanah" ini rasanya enak, gurih, tidak terlalu banyak penyedap, dan tidak memakai bahan pengawet.


Banana Kriuk, Jln. Jend. Sudirman, IMY


Sebelumnya, penulis Cirebon Kuliner sudah membahas tentang kuliner Banana Kriuk yang ada di Cirebon. Sekilas infomasi saja mengenai Banana Kriuk, Banana Kriuk adalah bisnis kuliner yang sudah berkonsep franchise atau waralaba, asli dari Cirebon. Seperti namanya, Banana Kriuk menawarkan kuliner ringan berupa pisang goreng.

Namun, yang ditawarkan Banana Kriuk tentunya bukan pisang goreng biasa, melainkan pisang goreng dengan sentuhan modern, mulai dari penampilan, rasa, dan tentu dalam elemen-elemen lainnya seperti konsep bisnis, branding, logo, dan sebagainya.


Yang kali ini ingin penulis Cirebon Kuliner bahas adalah Banana Kriuk yang ada di kota Indramayu, tepatnya di kawasan jalan Jendral Sudirman, sebelah kanan setelah Bank BTN dari arah taman persimpangan jalan Sudirman dan jalan DI Panjaitan.

Tentunya, Banana Kriuk yang ada di Cirebon dan di Indramayu ini sama saja, sama produknya, dan sama enaknya. Hanya kepemilikannya yang berbeda, Banana Kriuk yang ada di Indramayu ini tentunya dimiliki sang pembeli franchise dari Banana Kriuk Cirebon.


Banana Kriuk menawarkan pisang goreng dengan tampilan lebih modern dan menggugah selera, karena dibalut dengan adonan rahasia yang ciamik! Sehingga menghadirkan pisang goreng yang lebih modern, menggugah selera, namun tidak menghilangkan esensi dari kuliner pisang goreng yang sederhana dan merakyat.



Pisang goreng ala Banana Kriuk ini hadir dengan beberapa pilihan topping, seperti keju susu, coklat, dan beberapa rasa lainnya. Soal harga, murah, hanya di kisaran Rp 4.000,- dan tidak lebih dari Rp 10.000,- saja. Jadi, bagi pembaca Cirebon Kuliner yang ingin menikmati cemilan ringan, enak, dengan sentuhan yang modern, silahkan coba Banana Kriuk di jalan Jendral Sudirman kota Indramayu, atau di areal parkir Indomaret jalan Tentara Pelajar kota Cirebon.

Baso & Mie Ayam "Mas Nono," IMY



Di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, ada sebuah warung baso yang enak sekali, Baso & Mie Ayam "Mas Nono." Di situ juga tertulis "cabang Arjawinangun," namun penulis Cirebon Kuliner belum cabang yang di Arjawinangun.

Di Baso & Mie Ayam "Mas Nono" ini yang istimewa adalah baso jumbonya. Sesuai dengan namanya, ukurannya memang besar, dan sangat mengenyangkan tentunya. Tapi yang terpenting adalah selain ukurannya, rasa dari basonya memang enak. Sangat terasa dagingnya, tidak terlalu banyak campuran lainnya.


Di samping itu, kuah basonya pun enak. Dan bahan pelengkap lainnya seperti mie dan lain-lainnya pun enak. Tidak heran kalau warung Baso & Mie Ayam "Mas Nono" ini selalu ramai dikunjungi para pelanggan setianya yang ingin menikmati baso atau mie ayam di sini.

Jadi bagi pembaca Cirebon Kuliner yang kebetulan sedang berada di wilayah Kecamatan Haurgeulis, dan sedang ingin menikmati mie baso dengan rasa dan ukuran istimewa, Baso & Mie Ayam "Mas Nono" ini layak dicoba. Selain rasanya yang memang enak, tempatnya yang nyaman, harganya pun murah, Rp 10.000,- saja untuk semangkok mie baso dengan baso ukuran jumbo.

Seafood & Pecel Lamongan "Raden", IMY


Ini dia, warung seafood dan pecel Lamongan paling lezat di kawasan kecamatan Anjatan kabupaten Indramayu. Di kecamatan Anjatan, Indramayu memang cukup banyak warung pecel Lamongan seperti di daerah lain dengan menu andalan lele goreng, dan tentu saja menu lainnya seperti ayam goreng, bebek goreng, dan seafood.

Tapi "Raden" seafood adalah yang paling ramai dikunjungi pembeli setiap malam. Seperti biasa, langganan penulis CirebonKuliner adalah bebek gorengnya, dan tentu saja yang paling membedakan adalah sambalnya. Iya, sambal di warung pecel & seafood "Raden" ini adalah sambalnya, selain memang bebek gorengnya yang memang gurih.


Tidak heran, warung ini selalu ramai dikunjungi para pelanggannya setiap malam untuk bersantap malam. Soal harga, warung pecel & seafood "Raden" ini juga tergolong sedang saja. Tidak lebih dari Rp 20.000,- untuk satu porsi bebek goreng.

jadi, bagi pembaca CirebonKuliner yang kebetulan tinggal di kecamatan Anjatan, silahkan coba warung pecel & seafood "Raden."

Pondok Ikan Bakar "Mina Ayu", IMY


Ini dia, rumah makan seafood yang sangat terkenal di Indramayu, Pondok Ikan Bakar "Mina Ayu." Rumah makan "Mina Ayu" menyajikan berbagai macam hidangan atau kuliner yang berbahan utama hasil laut dari wilayah Indramayu seperti ikan etong misalnya. Ada juga menu-menu seafood lainnya seperti ikan kakap, udang, cumi, kepiting, dan berbagai jenis ikan lainnya.


Pondok Ikan Bakar "Mina Ayu" terletak di kawasan Pantai Pesisir Limbangan Indramayu, atau di jalan raya Karangampel-Indramayu. "Mina Ayu" memang sudah dikenal masyarakat Indramayu dan juga dari luar Indramayu. 

Yang paling menarik adalah letaknya yang persis di pinggiran laut, sehingga memberi sensai tersendiri ketika menyantap hidangan makanan yang disajikan. Tidak heran, "Mina Ayu" sering menjadi pilihan berbagai kalangan untuk makan besar bersama.


Soal harga, "Mina Ayu" memberi harga yang menurut penulis CirebonKuliner cukup murah untuk setiap menunya. Ditambah lagi dengan suasana tempat makan yang cukup nyaman, menjadikan "Mina Ayu" memang layak untuk anda cicipi.

Terimakasih telah mengunjungi www.CirebonKuliner.com. Apabila berkenan, penulis CirebonKuliner.com berharap pembaca bersedia untuk menulis komentar yang positif atau kritik yang membangun, baik untuk kuliner/tempat makan yang diulas, ataupun juga untuk CirebonKuliner.com itu sendiri.