"The Navy's Dewa Ruci" | Resto di Tengah Kota Cirebon Tanpa Kebisingan


Kota Cirebon saat ini makin dipenuhi dengan tempat-tempat makan dengan berbagai konsep, dari kaki lima, hingga resto. Kebanyakan resto berada di tengah kota dengan suasana kebisingan lalu lintas kota di sekitarannya. Lalu, jika ada sebagian masyarakat kota Cirebon yang mencari resto yang berlokasi di tengah kota, tidak sulit dicari, namun dengan suasana yang tenang tanpa kebisingan kota? Jawabannya ada, yaitu resto "The Navy's Dewa Ruci", atau singkat saja, "The Navy's."

Resto "The Navy's" berlokasi di jalan Arafuru, jalan akses masuk ke perumahan Taman Cipto, salah satu perumahan mewah di kota Cirebon di jalan DR Cipto. Dari pinggi jalan, Resto "The Navy's" memang tidak terlihat langsung, silahkan masuk dulu ke jalan Arafuru (seberang Lab. Pramita) beberapa meter, lalu tengok kiri, pasti terlihat Resto "The Navy's" dengan suasana saung-saung joglo tradisional yang menarik.

Yup, Resto "The Navy's" mencoba menawarkan masyarakat kota Cirebon suasana resto yang berbeda, dengan saung-saung seperti di pedesaan untuk mereka yang ingin menikmati hidangan kuliner di outdoor, atau di dalam joglo seperti rumah tradisional, bagi mereka yang ingin menikmati hidangan kuliner dengan suasana indoor yang unik, nyaman, dan lebih eksklusif. Tentu, sekali lagi, dengan lokasi tengah kota yang tidak sulit dijangkau, namun tanpa kebisingan kota.




Soal menu, Resto "The Navy's" memiliki berbagai menu makanan dan minuman yang cukup variatif. Saat datang berkunjung, penulis Cirebon Kuliner mencicipi beberapa diantaranya saja. Ada Kepiting Soka Telor Asin (Rp 45.000), Paket Ayam Kremes (Rp 27.000), Sosis Gimbal dengan Spaghetti (Rp 49.000), dan Nasi Goreng Kelapa (Rp 27.000). Dan untuk minumannya, penulis Cirebon Kuliner mencoba Taro Blended (Rp 25.000) dan Green Tea Blended (Rp 27.000).

Dari penampilannya, menu makanan dan minuman yang disajikan Resto "The Navy's" ini sudah menarik untuk dinikmati. Kepiting Soka Telor Asin dengan bumbu khas ala Resto "The Navy's", atau Sosis Gimbal dengan Spaghetti yang menggiurkan. Bagi penikmat kuliner sederhana seperti ayam goreng dengan bumbu kremes pun bisa menikmati Paket Ayam Goreng Kremes ala Resto "The Navy's". Atau bisa coba hidangan unik seperti Nasi Goreng Kelapa ala Resto "The Navy's" yang disajikan langsung di dalam buah kelapa, dengan irisan daging buah kelapa di dalam nasi gorengnya. Semuanya nikmat, dengan harga yang pas untuk resto yang nyaman dan eksklusif ini.







Resto "The Navy's" hadir dengan kapasitas kurang lebih 50 orang untuk di indoor di dalam joglo, atau sekitar 6 orang per saung untuk outdoor-nya. Resto "The Navy's" juga menerima jasa cathering bagi yang ingin memesan makanan berbagai keperluan. Bagi pekerja kantoran yang memerlukan tempat untuk meeting, Resto "The Navy's" juga tentunya pas untuk dijadikan pilihan, dengan fasilitas layar dan infocus dari Resto "The Navy's". Atau, bagi yang ingin merayakan ulang tahun, boleh juga merayakan di Resto "The Navy's".

Resto "The Navy's" hadir di kota Cirebon dari awal tahun 2015, dan hingga artikel ini dibuat, Resto "The Navy's" masih akan mengembangkan restonya dengan lebih luas. Bagi masyarakat kota Cirebon yang berminat booking tempat di Resto "The Navy's" untuk berbagai keperluan seperti yang disebutkan di atas, bisa hubungi Bapak Harry di 082116228806, atau 0231-8300212.


Sosis Gimbal ala The Navy's

Kepiting Soka Telor Asin ala The Navy's

Paket Ayam Kremes

Nasi Goreng Kelapa ala The Navy's

Taro Blended (warna ungu) dan Green Tea Blended warna hijau) ala The Navys's

UPDATE MENU TERBARU "THE NAVI'S":

Dori Sambal Bali ala "THE NAVY'S"

Sop Buntu ala "THE NAVY'S"


Taiwan Dessert ala "THE NAVY'S"

Patbingsu ala "THE NAV'S"

Kantin "Q-Ta" | Menyediakan Menu Makanan Fresh Dimasak Setelah Diorder


Setiap pengusaha kuliner tentu memiliki strategi tertentu untuk menarik pelanggan membeli produknya. Salah satunya adalah dengan mengedepankan kesegaran masakan atau kuliner yang disajikan. Dan hal inilah yang ditawarkan Kantin "Q-Ta" yang berlokasi di jalan DR Cipto, tepatnya di areal parkir Apotik "Prima Sejati" seberang CSB Mall kota Cirebon.

Sesuai juga dengan motto dari Kantin "Q-Ta" yaitu fresh mood good mood. Iya, bagi Kantin "Q-Ta" adalah sebuah pantangan untuk menyajikan makanan yang sudah tidak hangat apalagi sudah lama masak atau basi. Sehingga, pengunjung Kantin "Q-Ta" bisa mendapatkan makanan yang segar karena baru saja dimasak setelah diorder.

Kantin "Q-Ta" jalan DR Cipto kota Cirebon ini menyajikan beberapa menu makanan andalan, diantaranya adalah Capcay Spesial, Ayam Bakar, Pecel Ayam Komplit, Nasi Urakan, Bakmi Jawa, Kwetiaw, Nasi Goreng, dan Mie Q-Ta, serta tersedia juga macam-macam aneka jus sebagai hidangan minumannya.

Kantin "Q-Ta" jalan DR Cipto kota Cirebon ini didirikan oleh sepasang suami istri, Henie dan Ilham pada tanggal 1 Oktober 2012, dan masih bertahan hingga kini. Dan kini, Kantin "Q-Ta" sudah memiliki "adik" yaitu warung Mie "Q-Ta" dengan motto mie-nya kita-kita, berlokasi di jalan Dewi Sartika, Sumber, di belakang Bank BJB.

Kantin "Q-Ta" jalan DR Cipto kota Cirebon beroperasi setiap hari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 8:30 pagi hingga 17:30, dan tutup setiap hari Minggu atau tanggal merah. Sedangkan warung Mie "Q-Ta" buka setiap hari mulai pukul 17:00 sampai 23:00. Oiya, Kantin "Q-Ta" juga melayani delivery service khusus area sekitaran CSB Mall kota Cirebon.

Penasaran dengan Kantin "Q-Ta"? Silahkan datang dan kunjungi Kantin "Q-Ta" di jalan DR Cipto kota Cirebon, di areal parkir Apotik "Prima Sejati" seberang CSB Mall. Atau boleh kontak Kantin "Q-Ta" di:

HP          :085224777450
pin           : 75bc9d61
whatsapp : 082117670770
twitter      : @kantin_qta

Salah satu menu andalan Kantin "Q-Ta" yaitu Mie Q-Ta yang banyak diminati para pelanggannya

Toko Oleh-Oleh Khas Cirebon "Aneka Kue"


Toko Oleh-Oleh khas Cirebon tentu sudah ada banyak sekali di kota Cirebon, salah satu yang terbesar dan sudah bertahun-tahun ada di kota Cirebon adalah Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" di jalan Kutagara, daerah Jagasatru. Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" kini sudah membuka cabang baru di salah satu area yang selalu dikunjungi wisatawan dari luar kota untuk mencari oleh-oleh khas Cirebon, yaitu jalan Lemahwungkuk.

Yup, jalan Lemahwungkuk di wilayah Pasar Kanoman nampaknya sudah menjadi wilayah endemik untuk para pelancong yang ingin membeli berbagai macam oleh-oleh khas Cirebon. Dan Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" merupakan salah satu pilihan yang tepat. Di Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" jalan Lemahwungkuk ini para pengunjung dapat membeli berbagai macam oleh-oleh khas Cirebon.



Macam-macam oleh-oleh khas Cirebon yang banyak dicari para pengunjung adalah:
- Macam-macam manisan buah, terutama manisan mangga,
- Macam-macam rengginang rasa (keju, ebi, dll),
- Krupuk rambak,
- Krupuk kulit ikan,
- Tape ketan,
- Macam-macam emping,
- Bilis goreng,
- Macam-macam teri belah,
- Bawang goreng,
- Macam-macam gapit,
- Ikan jambal,
- Cumi telor,
- Macam-macam sambal (sambal nasi Jamblang, dll)
- Aneka kue, dan masih banyak lagi

Bagi para pembaca Cirebon Kuliner yang berdomisili di luar kota, dan berkeinginan membeli berbagai macam oleh-oleh khas Cirebon dari Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" ini, silahkan, bisa menghubungi kami CirebonKuliner.com karena kami sudah bekerja sama dengan Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" dan CirebonKuliner.com siap mengirim pesanan anda ke luar kota.


Para pembaca Cirebon Kuliner yang berminat memesan macam-macam oleh-oleh khas Cirebon di Toko Oleh-Oleh khas Cirebon "Aneka Kue" melalui CirebonKuliner.com, silahkan dapat menghubungi kontak kami di:

WA: 089621842883

Macam-macam manisan buah dari toko "Aneka Kue"

Tape Ketan kemasan ember





Macam-macam rengginang rasa toko "Aneka Kue"


Krupuk Rambak toko "Aneka Kue"


Manisan mangga lebar toko "Aneka Kue"

Manisan mangga sisir toko "Aneka Kue"

Cumi telor toko "Aneka Kue"

Emping mentah toko "Aneka Kue"

Permen jahe 61 toko "Aneka Kue" yang sudah langka

Bilis goreng toko "Aneka Kue"

Krupuk kulit ikan

Kentang ebi toko "Aneka Kue"
"
Macam-macam emping toko "Aneka Kue"

Macam-macam emping toko "Aneka Kue"

Manisan mangga lebar gula rebus toko "Aneka Kue"

Aneka teri toko "Aneka Kue"

Sambal nasi Jamblang toko "Aneka Kue"

Nasi Jamblang "Pak Jaenal" Jalan Panjunan


Khususnya masyarakat kota Cirebon, dan umumnya para penikmat kuliner tradisional, yang perduli akan karakter dan identitas asli kuliner tradisional, tentunya kritis akan hal tersebut. Penulis Cirebon Kuliner ambil contoh sederhana tentang nasi Jamblang khas Cirebon. Identitas sejati dari nasi Jamblang khas Cirebon adalah dari nasinya yang dibungkus daun jati, bukan sekedar dialasi daun jati.

Maksudnya? Bagi yang kritis, tentu akan jeli bahwa saat ini ada beberapa penjual nasi Jamblang khas Cirebon yang populer di kota Cirebon, bahkan sampai luar kota Cirebon, yang menyajikan nasi Jamblang dengan daun jati hanya sebagai alas saja. Artinya, nasinya tidak dibungkus daun jati dari awal persiapan berjualan. Ya, nasinya diambil hangat-hangat, lalu ditaruh di atas daun jati. Sedangkan nasi Jamblang yang sejati adalah nasinya yang dari awal persiapan berjualan di pagi hari, dibungkus daun jati, sehingga saat disajikan kepada konsumen, nasinya memiliki karakter khas yaitu tidak hangat (orang Cirebon sebut dengan istilah "anyeb", dan beraroma khas dari daun jati.

Namun begitu, masih banyak juga penjual nasi Jamblang yang menyajikan nasi Jamblang sebagaimana seharusnya, terutama para penjual nasi Jamblang dalam skala kecil, atau kaki lima pinggir jalan. Salah satu dari beberapa penjual nasi Jamblang yang masih otentik khas Cirebon adalah penjual nasi Jamblang yang biasa berjualan di jalan Panjuanan.

Begini tampilan secara umum nasi Jamblang yang otentik. Dibungkus daun jati, dan diwadahi di sebuah cepon tradisional.

Nasi Jamblang "Pak Jaenal" Jln. Panjunan kota Cirebon ini biasa buka dari jam 7:30 pagi hari dan sudah tutup di siang hari setelah waktu Dhuhur (sekitar pukul 1 siang hari). Penjualnya, yang asli Cirebon ini, biasa dari waktu subuh mengambil stock ke asli daerah Jamblang. Iya, dari situ nasinya sudah dibungkus daun jati, sebagai identitas sejati nasi Jamblang.

Saat penulis Cirebon Kuliner berkunjung dan mencicipi pun tentu, memiliki sensasi yang berbeda. Dengan menikmati nasi Jamblang asli dan otentik, di warung kecil di pinggir jalan di kota Cirebon, tentu memberi pengalaman tersendiri, terutama bagi mereka yang merupakan penikmat atau pemburu kuliner yang kritis mencari kuliner-kuliner tradisional yang masih mempertahankan identitas sejati dari sebuah hidangan kuliner.


Rasa dan tekstru nasinya khas, sajian lauk pauknya pun khas, harganya pun sangat terjangkau. Dengan pelayanan ekstra yaitu ngobrol ngalor ngidul dalam bahasa Cirebon, pengalaman menikmati nasi Jamblang khas Cirebon pun tidak hanya dari nikmatnya cita rasa khas dari kulinernya itu sendiri, tetapi juga experience lain dari suasana pagi pinggir jalan, dan lapak warung kecil nan sederhana. Para pembaca Cirebon Kuliner setuju?

Kalau setuju, lalu bagaimana dengan para penjual nasi Jamblang berskala besar nan populer sampai luar kota namun tidak mempertahankan identitas asli nasi Jamblang yang dibungkus daun jati? Ya biarkan saja, karena dunia kita butuh keseimbangan. Selalu ada yang di atas dan yang di bawah. Karena Tuhan pun menciptkana segalanya dengan keseimbangan. Yang penting, bagi para penjual kuliner tradisional, pertahankan ke-tradisional-annya, supaya generasi berikutnya tetap bisa menikmati bagaimana aslinya kuliner tradisional yang sejati.

Nasi Jamblang khas Cirebon yang otentik, nasi Jamblangnya dibungkus daun jati, disajikan tidak hangat, dan memiliki aroma khas dari daun jati.

TREN COFFEE SHOP DI CIREBON | Part 3: Para Konsumen Coffee Shop di Cirebon


Sebelumya. penulis Cirebon Kuliner menulis Part 1 tentang sejarag singkat minuman kopi, dan Part 2 tentang berbagai coffee shop di kota Cirebon, kini penulis mencoba menulis secara singkat apa dan bagaimana para konsumen atau pelanggan coffee shop di Cirebon.

Dari hasil survey independen dan kecil-kecilan yang dilakukan tim Cirebon Kuliner di berbagai coffee shop di kota Cirebon - terutama kedai-kedai kopi besar - tim Cirebon Kuliner dapat memaparkan bahwa mayoritas konsumen coffee shop di kota Cirebon adalah kalangan muda-mudi yang aktif dan dinamis.

Iya, kedai-kedai kopi atau cafe di Cirebon mayoritas diramaikan oleh para pelanggannya yang berusia muda antara 17-35 tahunan (sekitar hampir 75%), dan sisanya adalah keluarga yang datang untuk kumpul dan makan di kedai kopi yang menyediakan juga menu makanan untuk keluarga.


Mayoritas dari para muda-mudi yang datang di kedai kopi di kota Cirebon ini pun datang tidak untuk betul-betul menikmati minuman kopi, akan tetapi dengan macam-macam alasan lainnya. Tim Cirebon Kuliner bisa memaparkan sebagian besar alasannya atau tujuan para pelanggan kedai kopi datang ke kedai kopi adalah:

1. Kumpul atau bertemu teman/relasi kerja/bisnis/sekolah/kuliah (75%)

2. Menikmati suasana cafe atau kedai kopi (15%)
3. Menikmati minuman kopi (10%)

Yup, dari data singkat di atas juga, bisa dikatakan bahwa mayoritas pelanggan kedai kopi di kota Cirebon masih sangat minim yang beralasan datang ke coffee shop untuk menikmati minuman kopinya itu sendiri. Artinya lagi, menu minuman yang paling banyak dipesan para pengunjung kedai kopi di Cirebon bukanlah kopi, melainkan minuman non kopi, terutama minuman dingin seperti berbagai minuman es dari teh leci, milkshake, dll. Sedangkan minuman berbahan dasar kopi, lebih banyak dipesan dalam sajian dingin dengan variasi berbagai macam rasa seperti vanilla, hazelnut, dll. Sedangkan minuman kopi yang sejati seperti black coffee, atau espresso / americano / cappuccino, caffe latte / macchiato dalam masih relatif minim dipesan.

Dan, mayoritas pengunjung kedai kopi di kota Cirebon memiliki pengetahuan soal kopi yang masih umum. Juga, masih sangat minim yang betul-betul merupakan penikmat kopi. Mayoritas tidak begitu perduli apa itu espresso, apa itu americano, apa perbedaan caffe latte dan cappuccino, apa itu macchiato, dan sebagainya. Fakta ini secara global bisa mengartikan bahwa coffee shop  di kota Cirebon masih belum (dalam tanda kutip) "berjalan" sesuai fungsi utamanya, yaitu sebagai tempat para penikmat kopi menikmati kopi. Akan tetapi, secara garis besar masih berjalan atau berfungsi sebagai tempat anak muda nongkrong dengan berbagai tujuan selain menikmati kopi, dari mulai kumpul bareng teman-teman sekolah/kampus/kerja/komunitas.

Apa yang berusaha disampaikan tim Cirebon Kuliner, semata hanyalah bahwa di kota Cirebon, mayoritas masyarkat Cirebon yang gemar menikmati kopi, masih menikmati kopi secara merakyat, yaitu kopi instan dalam kemasan sachet yang dinikmati di rumah masing-masing di pagi atau sore hari. Sedangkan coffee shop masih dianggap sebagai cafe-cafe pada umumnya, sebagai tempat nongkrong atau bersosialisasi atau gaul.

Terimakasih telah mengunjungi www.CirebonKuliner.com. Apabila berkenan, penulis CirebonKuliner.com berharap pembaca bersedia untuk menulis komentar yang positif atau kritik yang membangun, baik untuk kuliner/tempat makan yang diulas, ataupun juga untuk CirebonKuliner.com itu sendiri.